Cara menghitung kebutuhan Semen Mortar Citicon

Cara menghitung kebutuhan Semen Mortar Citicon sebenarnya sangat mudah. Jumlah kebutuhan untuk semen untuk perekat bata ringan tidak terlalu banyak karena spesi yang digunakan untuk memasang bata ringan sangat tipis. Alat yang digunakan untuk semen mortar citicon biasanya menggunakan cetok atau roskam bergerigi. Perhitungan kebutuhan semen mortar citicon ini berbeda jauh dengan pasangan bata merah atau batako karena penggunaannya hanya tebal spesi 3mm untuk bata ringan, sedangkan untuk bata merah dan batako tebal spesinya 15 mm . Semen instan atau semen mortar citicon ini hanya menggunakan campuran air dan kemudian dengan menggunakan cetok atau roskam dioleskan ke bidang permukaan bata ringan.

Berikut Cara menghitung kebutuhan Semen Mortar Citicon untuk perekat bata ringan.

Bata ringan ukuran 10x20x60


Berdasarkan spesifikasi mortar citicon dan berdasar pengalaman di lapangan 1 M2 pasangan dinding menghabiskan 4 kg semen mortar dengan ukuran bata ringan 10x20x60. Sedangkan air yang dibutuhkan adalah 1 liter untuk 5 kg semen. 

Contoh perhitungan semen mortar adalah

Dinding yang mau dipasang bata ringan
   - panjang 25 m 
   - tinggi 4 m 

Sehingga Luas dinding = 25 x 4 = 100 m2. 
Maka kebutuhan total = 100 M2 x 4 kg/m2 = 400 kg. 
Jika di konversi ke zak = 400/40 = 10 zak (1 zak = 40 kg). 
Air yang dibutuhkan adalah 400 kg/5 kg = 80 liter. 

Atau biasanya untuk 1m3 bata ringan membutuhkan 1 zak semen mortar citicon

Daya Sebar Mortar Citicon (Coverage)
  • AAC 10 cm : ± 10 m2 / sak 40 kg / 3 mm
  • AAC 7,5 cm : ± 16 m2 / sak 40 kg / 3 mm

Cara menghitung jumlah kebutuhan semen mortar citcon di atas sangat mudah untuk dilakukan. Pengerjaan pemasangan bata ringan yang baik juga mempengaruhi hasil atau jumlah kebutuhan mortar. Setelah menghitung jumlah kebutuhan semen mortar untuk perekat bata ringan maka selanjutnya adalah menghitung jumlah kebutuhan semen untuk plesteran. Demikian informasi ini semoga bisa menambah referensi anda.