3 Langkah Mudah Memasang Bata Ringan Citicon Tanpa Plesteran

Cara pemasang bata ringan citicon berbeda dengan bata merah. Proses pemasangan bata ringan sendiri bisa lebih cepat, mudah, dan rapi dibandingkan bata merah jika sudah mengetahui tehnik pemasangan bata ringan yang benar.

Ada 3 tahapan yang perlu diperhatikan untuk memasang bata ringan, karena kuat tidaknya dinding bangunan dipengaruhi oleh tehnik pemasangan batanya. Berikut tahapan-tahapan yang perlu diperhatikan pada pemasangan bata ringan:

1. Alat Kerja : seperti trowel (sendok semen), palu karet, gergaji(untuk memotong bata ringan), waterpass, dan benangan.
 
2. Persiapan : lantai dan pondasi tarik benang antara sudut-sudut dinding gunakan waterpass, bersihkan tempat yang akan dipasang bata ringan, dan basahi bata ringan dengan air agar debu atau kotoran hilang. 
 
3. Pelaksanaan : lapisan dasar gunakan semen instan atau mortar tebarkan secara merata dengan ketebalan yang dianjurkan kurang lebih 10mm (1cm), letakkan bata ringan di atas adukan semen instan atau mortar dan tekan permukaan bata ringan hingga rata dengan benangan lalu periksa kerataan menggunakan waterpass, bersihkan permukaan bata ringan setiap akan memasang lapisan baru.

Jika menggunakan batako atau bata merah memang sulit membuat acian tanpa plesteran. Permukaan batako dan bata merah yang tidak rata serta jika pemasangannya kurang rapi membuat acian lasung akan sulit dikerjakan.

Berbeda dengan bata ringan tidak serumit bata merah dan batako karena permukaan bata ringan citicon memiliki permukasan yang presisi lebih rata dan pemasangannya bisa lebih rapi. Intinya dinding yang lasung di aci tanpa menggunakan plesteran sulit untuk dikerjakan karena kerapian dinding sulit dicapai jika tidak menguasai cara pemasangan bata dengan benar. Tidak rapinya dinding akan terlihat ketika finishing cat, setelah pengecatan dinding akan sangat mudah terlihat menggelembung atau melengkung tidaknya suatu dinding.

Fungsi plesteran sebenarnya untuk meratakan permukaan dinding yang memang tidak rata. Lalu plesteran juga berfungsi sebagai penahan air agar tidak merembes. Memang pekerjaan dinding lasung acian tanpa plesteran akan menghemat biaya namun resiko tembok dan finishing cat yang tidak rata akan menjadi masalah tersendiri.

Lebih baik jangan ambil resiko ini. Gunakan plesteran dan acian lalu lapisi dinding dengan water proof atau cat khusus untuk terhindar dari resiko tersebut.